Feel free to try something new

June 18, 2008

Command Dalam Jaringan Windows

Filed under: Apaan ya ? — yoner @ 10:07 am

Command jaringan adalah Perintah jaringan yang akan sangat sering digunakan apabila kita mengkonfigurasi sebuah rangkaian jaringan,untuk memeriksa rangkaian jaringan kita apakah udah benar-benar terkoneksi dan juga bisa di gunakan untuk mentrasfer file, yaitu melalui perintah ftp. itu akan di jelaskan nanti.

ipconfig
Akan memperlihatkan status kartu jaringan yang sedang aktif. dan mengetahui Berapa IP yang kita miliki.
ipconfig = untuk mengetahui berapa IP address yang kita gunakan.
ipconfig /all = untuk mengetahui setingan jaringan secara detile

netstat
akan menampilkan koneksi jaringan, tabel routing, statistic interface, koneksi masquerade, pesan netlink dan anggota multicat.

ping
Digunakan untuk mencoba koneksi jaringan. apakah sudah terkoneksi jaringan atau tidak.
ping [ip address]
Sebagai contoh kita melaukan ping ke google.com

C:\Documents and Settings\Anyone>ping google.com

Pinging google.com [64.233.167.99] with 32 bytes of data:

Reply from 64.233.167.99: bytes=32 time=254ms TTL=237
Reply from 64.233.167.99: bytes=32 time=261ms TTL=236
Reply from 64.233.167.99: bytes=32 time=347ms TTL=238
Reply from 64.233.167.99: bytes=32 time=395ms TTL=237

Ping statistics for 64.233.167.99:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 254ms, Maximum = 395ms, Average = 314ms

itu tandanya kalau jaringan kita sudah terkoneksi. sedangkan kalau begini :

C:\Documents and Settings\Anyone>ping 64.233.167.99

Pinging 64.233.167.99 with 32 bytes of data:

Request Time Out.
Request Time Out.
Request Time Out.
Request Time Out.

Ping statistics for 64.233.167.99:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss),

Itu berarti kofigurasi yang kita lakukan gagal, dan tidak dapat terkoneksi ke komputer lain.

Terdapat beberapa option bila menggunakan Ping, antara lain :

C:\ping 192.168.1.3 -t –> berarti ping terus menerus sampai ctrl + c ditekan.

C:\ping 192.168.1.3 -w 1 –> berarti waktu yang dibutuhkan satu detik untuk menunggu reply. Nilai tersebut dapat disesuaikan sesuai dengan keinginan, misal diganti dengan 2, 3, dst..

C:\ping 64.233.167.99 -n 4 –> berarti jumlah echo request yang dikirimkan adalah 4.

Hasilnya :

Reply from 64.233.167.99: bytes=32 time=488ms TTL=241

Reply from 64.233.167.99: bytes=32 time=460ms TTL=241

Reply from 64.233.167.99: bytes=32 time=452ms TTL=241

Reply from 64.233.167.99: bytes=32 time=452ms TTL=241

C:\ping 64.233.167.99 -l 34 –> berarti jumlah buffer yang dikirimkan adalah 34.

Hasilnya :

Reply from 64.233.167.99: bytes=34 time=529ms TTL=241

Reply from 64.233.167.99: bytes=34 time=589ms TTL=241

Reply from 64.233.167.99: bytes=34 time=474ms TTL=241

Reply from 64.233.167.99: bytes=34 time=551ms TTL=241

Reply from 64.233.167.99: bytes=34 time=551ms TTL=241

Ping statistics for 64.233.167.99:

Packets: Sent = 5, Received = 5, Lost = 0 (0% loss),

Approximate round trip times in milli-seconds:

Minimum = 471ms, Maximum = 589ms, Average = 522ms

ftp
Perintah ftp digunakan untuk memulai koneksi File Transfer Protocol.
ftp [domain]

Sebagai contoh :

C:\Documents and Settings\Anyone>ftp aminudin.net
Connected to aminudin.net.
220———- Welcome to Pure-FTPd [TLS] ———-
220-You are user number 4 of 50 allowed.
220-Local time is now 20:39. Server port: 21.
220-IPv6 connections are also welcome on this server.
220 You will be disconnected after 15 minutes of inactivity.
User (aminudin.net:(none)): ###
331 User amin OK. Password required
Password:
230-User ### has group access to: ###
230 OK. Current restricted directory is /
ftp>

itu tandanya koneksi ftp yang kita lakukan berhasil dengan lancar. dan siap untuk me-upload atau me-download file yang ada di server yang kita ftp itu.
telnet
Perintah untuk melakukan login ke remote host.
telnet [host|port]
tracert
Untuk memeriksa berapa lama satu paket melewati masing-masing hop ke host yang dituju.
tracert host_tujuan

Sebagai contoh :

C:\Documents and Settings\Anyone>tracert 202.155.0.10

Tracing route to ns3.indosat.net.id [202.155.0.10]
over a maximum of 30 hops:

1 1 ms <1 ms 1 ms 192.168.1.1
2 14 ms 12 ms 9 ms 10.6.101.1
3 25 ms 22 ms 12 ms 202.155.1.81
4 21 ms 49 ms 16 ms ro-isp5-gw-001.indosat.net.id [202.155.27.5]
5 50 ms 30 ms 13 ms ns3.indosat.net.id [202.155.0.10]

Trace complete.

itulah contoh trasert ke host/ip 202.155.0.10

Ditulis oleh Ahmad Aminudin

Cisco Basic Command

Filed under: Cisco — Tags: , , — yoner @ 10:02 am

jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah internetwork. Routing juga dapat merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data dapat hinggap dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya. Untuk melakukan hal ini, digunakanlah sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai router. Router-router tersebut akan menerima paket-paket yang ditujukan ke jaringan di luar jaringan yang pertama, dan akan meneruskan paket yang ia terima kepada router lainnya hingga sampai kepada tujuannya.[Sumber: Wikipedia]

User mode:
Router>
privileged mode:
Router#

Jadi perbedaannya hanya di bagian ujung saja, kalau user mode menggunakan tanda (>) sedangkan Privilaged mode menggunakan tanda (#). Berikutanya saya hanya akan menjelaskan secara singkat mengenai configurasi router, saya hanya akan menjelaskan langkah2 nya saja. Kalau terlalu detile saya juga susah mengetikannya.

Ganti Hostname[nama router]:

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)#
Router(config)# hostname router1
router1(config)#

Memberi password router anda:

router1(config)# enable password ccna
router1(config)# enable secret cisco

Memberi IP router anda:

router1(config)# interface ethernet0
router1(config-if)# ip address 130.20.10.1 255.255.255.0
router1(config-if)# no shutdown
*Karena anda menggunakan 2 port jadi sekarang langsung edit port serial 0 nya
router1(config-if)# int s0
router1(config-if)# ip address 135.20.10.1 255.255.255.0
router1(config-if)# no shut

Coba anda keluar dan masuk lagi ke dalam router anda, sekaligus untunk mengetes password anda:

router1(config-if)# ctrl-z
router1#
router1# logout
*Masuk lagi
router1> enable
password: cisco
router1#

Memeriksa status atau kondisi dari tiap-tiap interface yang telah di konfigurasi:

router1# show ip interface brief
*kalau mau yang lebih detile ketik:
router1# show interfaces

Mengetahui konfigurasi yang aktif di dalam DRAM (dynamic random access memory):

router1# show running-config

Mengetahui konfigurasi yang sudah tersimpan di dalam NVRAM:

router1# show startup-config

Menyalin konfigurasi yang sudah aktif ke dalam NVRAM:

router1# copy running-config startup-config

Coba anda sekarang cek NVRAMnya:

router1# show startup-config

Untu mengetahui jenis apa router yang kita gunakan:

router1# show version

Untuk mengetahui protokol apa saja yang terpasang di dalam router kita:

router1# show protocols

Sekarang kita masuk ke router 2, jadi saya ga perlu jelasin lagi ya. Saya hanya kasih langkah-langkahnya saja:

Router> enable
Router# configure terminal
Router(config)#
Router(config)# hostname ccna2
router2(config)# enable secret cisco
*Karena yang di gunakan adalah Fast Ethernet jadi aga lain di sini:
router2(config)# interface Fa 0/0
router2(config-if)# ip address 130.20.10.2 255.255.255.0
router2(config-if)# no shut
router2(config-if)# ctrl-z
router2# show ip interface brief
*Kemudian anda lakukan ping ke router1 dari Fast Ethernet ke Ethernet yang ada di router1 (130.20.10.1)
router2# ping 130.20.10.1

Harus sampe sukses. Kalau tidak anda ulang dari awal. Kalau sukses keterangan yang akan keluar adalah kaya gini:

router2#ping 130.20.10.1
Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 130.20.10.1, timeout is 2 seconds:
!!!!!
Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 1/2/4 ms

kalau gagal dan anda harus ulangi konfigurasi adalah kaya gini:

router1#ping 130.20.10.1
Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 130.20.10.1, timeout is 2 seconds:
…..
Success rate is 0 percent (0/5), round-trip min/avg/max = 1/2/4 ms

Sumber : aminudin.net

January 27, 2008

Monitor Jaringan dengan NTOP

Filed under: Linux Server — yoner @ 8:13 am

Setelah menimbang-nimbang network monitor apa yg enak dipake hasilnya pilihan gwe jatuh ke NTOP.

Salah satu alasan make yg ini mungkin karena gampang installnya :D

Gw install ntop ini di vector linux standard v.5.9 jadi kalo gak berhasil di distro lain, mungkin ada settingannya yg beda

Software requirement :

  • ntop , pada saat ini versinya 3.3 (jadi install dari source)
  • rrdtool-1.2.23 (cari di linuxpackages aja)
  • libpcap-0.9.4 (cari di linuxpackages aja)
  • swig (optional)
  • graphviz (optional)

Install program-program pendukung tsb, pastikan semua sudah terinstall dengan baik.

Sekarang install program utamanya yaitu NTOP :

  • extract file ntop
    • tar -xzvf ntop.tar.gz
  • Masuk ke directory extract NTOP
    • cd ntop    // sesuaikan dengan directory ntop yg telah diextract
  • Install ntop
    • ./autogen.sh && make && make install
  • Buat user dan group untuk NTOP
    • groupadd ntop
    • useradd -g ntop ntop -s /bin/false
  • Karena direktory berikut tidak otomatis dibuat pada waktu install, maka buat secara manual
    • mkdir /usr/local/var/ntop/rrd
    • mkdir /usr/local/var/ntop/rrd/graphics
    • mkdir /usr/local/var/ntop/rrd/flows
    • mkdir /usr/local/var/ntop/rrd/interfaces
  • Ubah status kepemilikan dan hak akses untuk folder berikut.
    • chown -R ntop.ntop /usr/local/share/ntop
    • chown -Rf ntop.ntop /usr/local/var/ntop
    • chmod -Rf 777 /usr/local/var/ntop
  • Jalankan ntop untuk pertama kali
    • ntop -A     // isikan password untuk admin ntop
  • Jalankan ntop dgn perintah >> /usr/local/bin/ntop -u ntop -i [interface network yg mau dimonitor] -d -w [default port adalah 3000]
    • /usr/local/bin/ntop -i eth0 -d -w 3000

Yup, sukses berjalan. Sekarang kita bisa browse untuk melihatnya, silakan buka browser
kesayangan Anda dan arahkan ke IP Address tempat menginstall NTOP, misal :
http://192.168.10.1:3000 atau http://localhost:3000

Selamat Mencoba

    January 11, 2008

    Masih adakah orang jujur di dunia ini ???

    Filed under: Apaan ya ? — yoner @ 11:33 pm

    Perjalanan hidup dan pengalamanku selama ini banyak sekali memberiku pelajaran.

    Pelajaran yang amat berarti dan merupakan bekal hidupku dimasa depan. Pelajaran tentang macam-macam sifat dan perilaku manusia.

    Mungkin ini kesalahanku yang terlalu mudah percaya dengan seseorang dan beranggapan bahwa semua manusia itu baik. But now gwe nggak bakal cepet percaya sama orang baik yang dah gwe kenal lama sekalipun.

    Tiga kali gwe dibohongi dan lebih menyakitkan lagi yg melakukan kebohongan itu adalah orang yang dekat dan gwe anggap bisa dipercaya.

    Ya itulah dunia yg gwe tahu bahwa tidak semua orang itu baik, mungkin hanya segelintir manusia jujur didunia ini.

    Hey liars you’ll gonna pay 4 what you’ve done to me

    December 24, 2007

    Compiz Fusion Shortcut key

    Filed under: Ubuntu BlankOn — yoner @ 1:55 am

    Desktop Effects1 Keyboard Shortcuts
    Rotate Cube Mousewheel on Desktop
    Switcher2 Alt + Tab
    Shift Switcher3 Super + Tab (2 modes: flip and cover)
    Ring Switcher Super + Tab - overrides Shift Switcher
    Expo Super + E (toggle)
    Film Effect Ctrl + Alt + Down Arrow4
    Rotate Cube Manually Ctrl + Alt + Left Mouse Button
    Scale Windows Alt + Shift + Up Arrow
    Show/Clear Desktop Ctrl + Alt + D (toggle)
    Snapping Windows Move a window across workspaces5
    Screenshot Super + Left Mouse Button
    Zoom In/Out Super + Mousewheel
    Transparent Window Alt + Mousewheel
    Resize Window Alt + F8
    Move Window Alt + F7
    Add Helper Super + P
    Widget Layer F9 (toggle)
    Water Effects Shift + F9 (toggle)
    Fire Effects: On Super + Shift + Left Mouse Button
    Fire Effects: Clear Super + Shift + C
    Annotate: Draw Super + Left Mouse Button
    Annotate: Start Super + 1
    Annotate: End Super + 3
    Group: Select Window(s) Super + S
    Group: Group Windows Super + T
    Group: Ungroup Windows Super + U
    Group: Flip Windows Super + Right or Left Arrow

    1 Effects have to be enabled to see results.

    2 To see the full effect, have multiple windows or programs open.

    3 To configure: Go to Advanced Desktop Effects Settings.

    4 Use left and right arrow thereafter to move to workspaces.

    5 Disables Wobbly Windows.

    Make sure the effects are enabled to see results. You can do so by going to System - Preferences - Advanced Desktop Effects Settings. Some effects will disable others. For example, the Desktop Wall will disable the Desktop Cube, Snapping Windows will disable Wobbly Windows and many more. Please let me know if I missed something, so I can add more effects to the list.

    Thx to Ozy

    December 19, 2007

    Instalasi Billing CCL

    Filed under: Dejavu — yoner @ 3:41 pm

    Bingung lagi mo nulis apaan, soalnya mo pulang di warnet masih ada 1 client, akhirnya daripada iseng nulis ini aja deh :D , Oh iya gwe pake distro Vector dgn desktop KDE ya

    Requirement :

    • SQLite 3
    • fox-toolkit-1.6.23-i486-1zc1.tgz
    • cclfox-0.7.1-i486-1zc1.tgz //untuk server
    • cclcfox-0.7.1-i486-1zc1.tgz // client B. Inggris
    • cclcfox-0.7.1-i486-1zc1.ina.tgz // client B. Indonesia
    • File Certified // cert.pem dan CA.pem

    Instalasi :

    Sisi Server (Billing)

    • Install file foxtoolkit, SQLite,cclfox (udah taukan, tinggal pake installpkg namafile)
    • Buat directory.cclfox di directory aktiv user, disini user yg aktif kave, jadi kayak gini hasilnya :
      • $ mkdir /home/kave/.cclfox
    • Copy file certified ke directory .cclfox
    • Jalankan file billing server >> cclfox &
    • Atau buat shortcut aja di desktop caranya
      • klik kanan di desktop pilih >> Create new >>Link to application>>
      • di general pilih icon dan nama shortcutnya
      • di Application pas menu command ketik aja ‘cclfox &’ tanpa kutip
      • Simpan beres deh shortcut dah jadi :D

    Sisi Client

    • Install file foxtoolkit dan cclcfox (terserah mo yg inggris atau indonesia pilih salah satunya)
    • Buat direktory .cclcfox di directory aktive user di client usernya gwe pake kave juga :p
      • mkdir /home/kave/.cclcfox
    • Copy file certified ke directory .cclcfox
    • Buat script namain aja client.sh isinya :
      • #!/bin/bash
        cclcfox -host ipbilling -name nama_client
      • kalo gwe ip billing 192.168.0.12 terus nama client6, jadi isi scrip client.sh kayak gini :
      • #!/bin/bash
        cclcfox -host 192.168.0.12 -name Client_6
    • Biar bisa otomatis di load waktu booting copy file client.sh ke directory /home/kave/.kde/Autostart
    • Untuk gonta-ganti tampilan billing di client bikin aja gambar dengan nama lockpix.gif copy ke directory .cclcfox

    Sip akhirnya kelar juga nich

    O iya lupa nich ngasih tips buat bisa shutdown dan reboot dari kompi billing

    gampang kok tinggal nambahin command berikut di masing-masing client, kalo bisa SSH lebih gampang lagi tinggal ngetik command dari kompi billing aja :D

    chmod 7755 /sbin/shutdown

    chmod 7755 /sbin/reboot

    Pendek sich tapi berguna banget :D

      Install squid simple guide

      Filed under: Dejavu — yoner @ 12:48 pm

      1. install paket squid

      # installpkg squid-2.5.STABLE13-i486-1maew.tgz (atau file squid versi lain)

      2. copy file konfigurasi yang telah tersedia ke directory /etc/squid

      a.masuk ke directory squid-config, contoh :
      # cd /mnt/vl-hot/sdb/vol1/Linux/squid-dejavu/squid-config
      b. copy file yang ada di directory squid-config ke directory /etc/squid
      # cp -vf *.* /etc/squid

      3. buat group dan user squid

      # groupadd squid
      # useradd squid -g squid -d /dev/null -s /bin/false

      4. buat direktori cache dan log untuk squid

      # mkdir /cache
      # mkdir /var/log/squid
      # chown squid.squid /cache
      # chown squid.squid /var/log/squid

      5. buat direktori index untuk cache

      # squid -z
      jika semua berjalan lancar maka tampilan konsole akan kembali ke prompt tanpa pesan kesalahan.

      6. jalankan squid

      # squid -D

      Note :
      kesalahan yang cukup sering terjadi adalah spt ini :
      Dec 3 16:51:59 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14698 started
      Dec 3 16:52:00 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14698 exited due to signal 6
      Dec 3 16:52:03 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14710 started
      Dec 3 16:52:03 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14710 exited due to signal 6
      Dec 3 16:52:06 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14722 started
      Dec 3 16:52:06 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14722 exited due to signal 6
      Dec 3 16:52:09 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14737 started
      Dec 3 16:52:10 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14737 exited due to signal 6
      Dec 3 16:52:13 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14752 started
      Dec 3 16:52:13 gateway squid[14696]: Squid Parent: child process 14752 exited due to signal 6
      Dec 3 16:53:41 gateway squid[15025]: Squid Parent: child process 15027 started

      solusi :
      hal tersebut terjadi karena masalah permission pada file squid.pid
      untuk memperbaiki, dapat dengan melakukan penggantian kepemilikan file squid.pid ke user squid dan group squid (sesuai yang di definisikan pada file konfigurasi squid.conf)

      # chown squid.squid /var/run/squid.pid

      File squid-conf bisa di downlad disini

      http://www.4shared.com/dir/2804634/c07ec5f8/sharing.html

      password : yoner

      Setting internet gateway dengan satu ethernet

      Filed under: Dejavu — yoner @ 1:50 am

      Requirement :

      1. PC Pentium 3 with RAM min. 128
      2. 1 ethernet card
      3. OS Vector linux (Ver. 5.1 Recommended)
      4. Modem ADSL Speedy
      5. Switch

      Konfigurasi :

      • LAN 1 (eth0) >> Global Network, koneksi ke modem dengan IP 10.0.0.1/24
      • LAN 2 (eth0:0) >> Local Network  koneksi jaringan lokal dengan IP 192.168.0.1/24

      Instalasi :

      • Setting ip ethernet (eth0) >> bisa melalui vnetmenu atau vnetconfig
      • Setting ip alias (eth0:0) >> setting lewat vnetmenu (i love this distro but now kayaknya gwe mulai mendua :P)
      • Ok sekarang settingan biar bisa jadi gateway, edit file /etc/rc.d/rc.local , tambahkan command ini :
      • Ok tinggal restart kompie beres deh

      December 16, 2007

      Install BlankON di Laptop ACER 4520

      Filed under: Ubuntu BlankOn — yoner @ 2:53 pm

      Setelah sekian lama pengen kenalan sama ubuntu akhirnya kesampean juga, dan pilihan itu jatuh pada distro buatan dalam negeri Blankon, hehhe maklum cinta produk dalam negeri.

      O iya spek laptop wa sbb :

      Acer 4520
      prosesor AMD Athlon X2
      VGA NVIDIA GeForce 7000M
      Memori 1GB DDR2
      HDD 80GB
      WLAN atheros AR5006EG 802.11 b/g
      Acer Crystal Eye webcam

      Setelah surfing sana sini di internet akhirnya dapet juga solusi mudah install blankon di laptop ini.

      Ya udah gak usah basa-basi lagi, berikut cara instalasinya :

      1. Install blankon dari CD, kayaknya ini gak perlu dijelasin lagi
      2. Setting VGA cardnya, ada 2 cara nich, yg penting laptop connect ke internet
        • Cara 1: dari mode GUI masuk ke restricted driver pada menu>system>administrator>restricted driver manager, pilih deh nvidia
        • Cara 2: melalui CLI ketik >> sudo apt-get install nvidia-glx-new
      3. O iya jangan lupa source apt-getnya diarahkan ke server lokal aja buar cepet downloadnya, edit file /etc/apt/sources.list, untuk sourcelist local yg bisa dipake bisa lihat disini, terus update dulu source list >> sudo apt-get update

        • Kalo koneksinya pake proxy bisa kita setting proxynya sbb:

          • Temporary
            export http_proxy=http://yourproxyaddress:proxyport
          • Permanent, edit file /etc/apt/apt.conf
            gksudo gedit /etc/apt/apt.conf
      4. Install Soundnya
        • sudo apt-get install linux-restricted-modules
        • sudo apt-get install linux-backports-modules
        • edit file /etc/modprobe.d/alsa-based dan tambahkan “options snd-hda-intel model=acer” tanpa tanda kutip
      5. Install Kamera
        • sudo apt-get install cheese
      6. Install Wifi
        • download drivernya (net5211.inf), googling aja dengan keyword “atheros xp”
        • sudo apt-get install ndiswrapper-common
        • sudo apt-get install ndisgtk
        • sudo apt-get install ndiswrapper-utils-1.9
        • Terus setting atherosnya
          • extract file drivernya dan masuk ke directory dimana driver diextract lalu ketik command ndiswrapper -i net5211.inf
          • ndiswrapper -l //pastikan status device present
          • ndiswrapper -m //pastikan line terakhir memunculkan alias wlan0
          • ndiswrapper -ma
          • loadndisdriver
      7. Trouble gw temuin yaitu ethernet sering berubah dari eth0 jadi eth1 dst, biar hal ini gak kejadian solusinya sbb :
        • Edit file /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules
        • Sisakan line yang memuat eth0 dan wlan0 untuk konfigurasi default
        • Edit file /etc/udev/rules.d/75-persistent-net-generator.rules
        • Beri comment pada baris ACTION dan NAME, sehingga hasilnya sbb :
          • # these rules generate rules for persistent network device naming#ACTION==”add”, SUBSYSTEM==”net”, KERNEL==”eth*|ath*|wlan*|ra*|sta*” \
            # NAME!=”?*”, DRIVERS==”?*”, GOTO=”persistent_net_generator_do”
            GOTO=”persistent_net_generator_end”
            LABEL=”persistent_net_generator_do”

            # build device description string to add a comment the generated rule
            SUBSYSTEMS==”pci”, ENV{COMMENT}=”PCI device $attr{vendor}:$attr{device} ($attr{driver})”
            SUBSYSTEMS==”usb”, ENV{COMMENT}=”USB device 0x$attr{idVendor}:0x$attr{idProduct} ($attr{driver})”
            SUBSYSTEMS==”ieee1394″, ENV{COMMENT}=”Firewire device $attr{host_id})”
            SUBSYSTEMS==”xen”, ENV{COMMENT}=”Xen virtual device”
            ENV{COMMENT}==””, ENV{COMMENT}=”$env{SUBSYSTEM} device ($attr{driver})”

            IMPORT{program}=”write_net_rules $attr{address}”
            ENV{INTERFACE_NEW}==”?*”, NAME=”$env{INTERFACE_NEW}”

            LABEL=”persistent_net_generator_end”r

      Restart komputer dan lihat hasilnya Blankon sudah siap dipakai :D

      Satu lagi tambahan bagi yang sering gagal booting lakukan hal berikut :

      Edit file /boot/grub/menu.lst

      $ sudo gedit /boot/grub/menu.lst

      tambahakan all_generic_ide pada setiap line root/uuid

      hasilnya  sbb:

      title Ubuntu 7.10, kernel 2.6.22-14-generic
      root (hd0,6)
      kernel /boot/vmlinuz-2.6.22-14-generic root=UUID=8770f1df-2ede-4ede-8d79-649ecdf50456 ro quiet splash all_generic_ide
      initrd /boot/initrd.img-2.6.22-14-generic
      quiet

      title Ubuntu 7.10, kernel 2.6.22-14-generic (recovery mode)
      root (hd0,6)
      kernel /boot/vmlinuz-2.6.22-14-generic root=UUID=8770f1df-2ede-4ede-8d79-649ecdf50456 ro single all_generic_ide
      initrd /boot/initrd.img-2.6.22-14-generic

      Inspirasi tulisan ini :

      http://ubuntu-semarang.org/blog/2007/11/solusi-ubuntu-untuk-acer-4520/

      http://r34d3r.wordpress.com/2007/12/04/acer-4520-blankon2/

      https://help.ubuntu.com/community/AptGetHowto

      http://forum.chip.co.id/f12-unix-linux-software/87764-acer-aspire-4520-linux-11.html

      thx to bro zen & automatic

      November 30, 2007

      Install Compiz di Vector

      Filed under: Linux Umum — yoner @ 1:44 am

      Lagi nyoba nginstall 3D nya linux, tapi masih banyak problemnya, nanti kalau dah berhasil baru wa bikin step by stepnya

      Setelah coba dan coba dan cari informasi di internet, ternyata banyak banget yg harus dimodifikasi :(

      Akhirnya gwe putuskan untuk tidak melanjutkan sesi ini.

      Lebih baik nunggu vector 5.9 aja keluar kan sebentar lagi :p

      Older Posts »

      Blog at WordPress.com.