Can you feel it

Posted: September 30, 2007 in Uncategorized

Bebaskan dirimu dari segala belenggu yang selama ini mengekangmu !

Setting VNC Server di Centos

Posted: November 2, 2010 in Linux Umum
Tag:, ,

Sekedar coretan kecil di tengah hari.

To the point aja, berikut langkah2nya :

1. Install vnc server  : yum install vnc-server

2. Buat user untuk vnc, ex: yoner

* useradd yoner
* passwd yoner
* useradd pilot
* passwd pilot

3. Edit /etc/sysconfig/vncserver , konfigurasi harusnya terlihat sbb:

VNCSERVERS=”1:pilot 2:yoner”
VNCSERVERARGS[1]=”-geometry 1280×1024″
VNCSERVERARGS[2]=”-geometry 1280×1024″

4. Login sebagai user vnc (ex: yoner)

5. Setting password untuk remote vnc (vncpasswd)

* su –yoner
* vncpasswd

6. Start/Stop vncserver

* service vnserver start
* service vncserver stop

7. Edit file xstartup

* cd .vnc
* vim xstartup

8. Konfigurasi xstartup harusnya sbb :

unset SESSION_MANAGER
exec /etc/X11/xinit/xinitrc
[ -x /etc/vnc/xstartup ] && exec /etc/vnc/xstartup
[ -r $HOME/.Xresources ] && xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
vncconfig -iconic &
xterm -geometry 80×24+10+10 -ls -title “$VNCDESKTOP Desktop” &
twm &

9. Jalankan service vncserver

10.Coba jalankan vnc client anda masukkan

* 127.0.0.1:1  /*untuk user pilot*/
* 127.0.0.1:2  /*untuk useryoner*/

11.  Kalau via web coba alamat berikut

Udah segitu ajalah udah males nulisnya

 

 

 

 

 

 

Akhirnya bisa juga nih nambahin update instalasi cacti, kali ini coba dibahas tentang install plugins (sampel aja yah)

Kebutuhan yang dibutuhkan :

  • Plugin Arsitektur (yg saya pakai 2.5 dan versi cacti 0.8.7.e)  linknya cari aja di forum, disesuaikan dengan versi cacti yg dipakai
  • Plugin Monitor

Langkah awal extract file plugins arsitektur dan copykan ke folder cacti, import file pa.sql lewat phpmyadmin

Extract juga file plugin monitornya, copykan satu folder tersebut ke directory plugins dalam cacti, jangan lupa import juga monitor.sql ke phpmyadmin.

Edit file global.php (file ada di folder /cacti/include)

Edit bagian berikut :

$config['url_path'] = ‘/cacti/‘;   —> disesuaikan dengan letak directory cacti (ex: http://localhost/cacti/)

/* Default session name – Session name must contain alpha characters */
$cacti_session_name = “Cacti”;

$plugins = array();
$plugins[] = ‘monitor’;

Untuk menambahkan plugins lain silakan tambahan saja $plugins[] = ‘nama_plugins’;

Simpan global.php

Sekarang masuk ke web cacti, login sebagai admin

Console >> Utilities >> User Management >> Real Permision

Centang Plugins management dan view monitor

Untuk pengaturan plugins silakan masuk ke menu plugin management

This is it Plugins berhasil terinstall

Selamat Pagi Dunia,

Sekian lama gak nulis jari-jari jadi kaku nich, sudah gak selincah dulu … /* Kayak dulu lincah aja*/

Jadi semalem gwe dapet info dari bini katanya windows di lapie rusak, padahal disitu ke install dual OS.

Setelah tanya-tanya sama mbah google akhirnya dapet juga jawabannya, nah biar gwe inget dishare aja deh caranya

Berikut cara-caranya :

  1. Backup dulu grubnya biar aman, kalo diversi ini nama filenya grub.cfg adanya di /boot/grub/
    • cp /boot/grub/grub.cfg /boot/grub/grub.cfg.original
  2. Install ulang windows sampai beres, yg ini gak perlu dijelasin semua juga dah tahu caranya
  3. Nah sekarang ini langkah krusialnya buat restore, booting dengan live cd linux, gwe semalem pake versi ubuntu 10.04 soalnya cd ubuntu 9.10 gwe, udah gak tahu dimana (gwe pake ini karena versi grubnya dah sama grub2)
  4. Cek letak partisi linuxnya pake aja command fdisk -l , kebetulan di gwe ada di sda3
  5. Mounting partisi linux :
    • sudo mount /dev/sda3 /mnt
  6. Restore grub :
    • sudo grub-install –root-directory=/mnt /dev/sda
  7. Restart lapie, dan tadddaaaaaaa grub sudah normal kembali

OK gampang kan :D

sudo grub-install --root-directory=/media/0d104aff-ec8c-44c8-b811-92b993823444 /dev/sda

 

Bingung mau ngasih judul apaan, jadinya alakadarnya aja nih.

Udah lama gak ngeblog tulis agak panjangan dikit tangan dah pegel-pegel. Mudah-mudahan tulisan ringan ini bisa jadi pengingat gwe kalo lagi lupa dan para pembaca blog ini.

OK sekarang kita mulai

Dari Linux buka konsolenya, kalau dari windows pake aja command prompt atau pake putty juga boleh

Ikuti langkah-langkah berikut :

  • Pastikan port smtp open dengan mengetikkan “telnet smtp-public.com 25″ tanpa tanda kutip
  • smtp-public.com ganti dengan smtp server yang mau digunakan
  • Jika sukses maka akan muncul kode 220, kemudian ketik :
  • HELO local.domain.com [bebas ngisi domainnya]
  • MAIL FROM: yoner@enshop.net
  • RCPT TO: sandy@enshop.net
  • DATA
  • Tulis isi email anda
  • akhiri dengan . kemudian enter di baris yang berbeda

Berikut samplenya :

220 *******************************************************
helo localhost.com
250 smtp.public.com
mail from: yoner@enshop
250 2.1.0 Ok
rcpt to: yonerku@gmail.com
250 2.1.5 Ok
data
354 Please start mail input.
Sandy lagi ngetes email nich
.
250 Mail queued for delivery.

Jika mau lengkap formatnya setelah mengetik data tambahakan baris berikut :

From: Nama <alamat@domain.com>

To: Nama <alamat@domain.com>

Cc: Nama <alamat@domain.com>

Subject: Judul Pesan

OK finally i finish my wrote

Visit my shop at : www.enshop.net

220 *******************************************************
helo localhost.com
250 smtp.public.com
mail from: yoner@enshop
250 2.1.0 Ok
rcpt to: yonerku@gmail.com
250 2.1.5 Ok
data
354 Please start mail input.
Sandy lagi ngetes email nich
.
250 Mail queued for delivery.

Akhirnya wa bisa nulis lagi nih kelanjutan buat install cacti under windows.

langkah selanjutnya sbb :

Pertama buka cacti lewat browser, kalau saya install di root localhost jadi urlnya ” http://localhost “

Ketika pertama kali kita install kan ada wizard untuk penginstallan

Klik Next saja jika kita melakukan instalasi baru kemudian pilih new install

Sesuaikan directory/path kebutuhannya dengan yg tempat kita menginstall file2 tsb.

Setelah setting sudah sesuai, simpan konfigurasi, selanjutnya kita akan diminta untuk menghapus folder instalasi di folder cacti, hapus folder tersebut kemudaian buka kembali url cacti kita.

Untuk login pertama kali gunakan user : “admin” dan password : “admin” , setelah login kita diminta untuk mengganti password tersebut.

Di menu admin pilih setting >> Path

Pastikan semua settingan path sudah sesuai jangan lupa memasukkan C:/WINDOWS/Fonts/ARIAL.TTF di  RRDtool Font Path kemudian simpan.

Langkah selanjutnya kita ke Tab General, sesuaikan settingannya, kalau settingan saya sbb :

Kemudian setting Poller, set untuk setiap 5 menit

Setelah itu pindah ke bagian Export Graph, untuk meletakkan hasil capture dari cacti ke direktori yang sudah kita tentukan.

Pilih Export Mode : Classic(Local Path) dan Export Directory(both local and ftp) di set ke direktori tertentu, misal : c:/xampp/htdocs/montemp.

Lalu Pilih Export timing : Classic(export every x times).
Setelah itu klik Save. 

Konfigurasi Schedule Task untuk menjalankan poller setiap 5 menit sekali.
Lakukan schedule task, untuk membuat poller dari cacti dijalankan setiap 5 menit sekali setiap hari. Masuk sebagai Administrator, dan tambah scheduled task baru.

Pilih Start –> Settings –> Control Panel dan double click pada Scheduled Tasks.

Double click pada Add Scheduled Task.

Klik Next dan Browse. Cari c:\xampp\php dan pilih php.exe. Pilih Daily dan klik Next.

Klik Next tanpa merubah waktu atau tanggal seting.

Masukkan user dan password, dan pastikan bahwa user ini memiliki hak akses tulis dan baca pada direktori berikut:

c:/xampp/htdocs/cacti/rra
c:/xampp/htdocs/cacti/log

Pastikan user mempunyai hak baca, tulis dan eksekusi pada direktori ini:

c:\xampp\php
c:\xampp\php\sapi

Klik Next dan tekan tombol Finish.

Klik kanan pada task dan pilih Properties.

Pilih tab Schedule.

Pilih Daily dan klik tombol Advanced.

Cek pada checkbox Repeat, set setiap 5 menit dalam durasi 24 jam.

Akhirnya selesai juga settingan awal buat cacti .

Bersambung dulu ahhh ….

Visit our shop at http://www.enshop.net

Thx to om beni

masuk ke System | Advanced | Environment Variables | System VariablesUdah lama gak nulis di blog, kangen rasanya…. Pengen bagi-bagi ilmu nih mudah2an berguna buat yang baca :P
Udah ah basa-basinya sekarang langsung ke tujuan aja !

Kebutuhan :

  1. Windows XP –> terserah mau bajakan atau original (resiko ditanggung sendiri)
  2. Apache, PHP, MySQL –> Kalau ini gwe biasanya pake XAMPP aja yang udah all in one
  3. Net SNMP –> cari aja installernya di google
  4. RRDTool –> Taukan round robin database ini, info lebih lanjut tanya om google
  5. Cygwin (Optional)
  6. Cacti –> ini yang paling utama, sekalian aja siapin plugins yang dibutuhkan
  7. Spine –> yang mau pollernya pake spine

Instalasi :

  1. Install XAMPP, saran gwe sih folder installernya ditaruh di  C:\xampp
  2. Install Net-SNMP sama lebih baik foldernya diletakkan di C:\net-snmp
  3. Extract file rrdtool di folder C:\rrdtool
  4. Install Cygwin
  5. Extract cacti di folder webserver (terserah mau ditaruh di root directory atau buat folder baru ex. C:\xampp\htdocs\cacti), kalau gwe testnya pake cara kedua yaitu pake folder baru
  6. Buat database dengan nama “cacti”
  7. Import database cacti, enaknya lewat PHPMyAdmin aja, pilih database cacti yang sudah dibuat terus klik import, browse ke directory cacti yg sudah diextract tadi cari file yg namanya cacti.sql
  8. Setelah database selesai di import selanjutnya adalah melakukan setting cacti, buka file config.php (ada di folder c:\xampp\htdocs\cacti\includes)
  9. Silakan setting sesuai dengan standar webserver anda, kalau saya settingannya sbb

/* make sure these values refect your actual database/host/user/password */
$database_type = “mysql”;
$database_default = “cacti”;
$database_hostname = “localhost”;
$database_username = “cactiuser”;
$database_password = “cactiuser”;
$database_port = “3306″;

Jika langkah-langkah diatas sudah selesai lakukan setting tambahan sbb :

Tambahkan directory \xampp\php pada PATH environment variable, caranya yaitu klik kanan my computer > Properties, maka muncul window baru lalu masuk ke System | Advanced | Environment Variables | System Variables

Tambahkan variabel baru PHPRC dan tambahkan pada variabel ini direktori C:\xampp\php

Tambahkan variabel baru MIBDIRS. Karena saya menggunakan PHP 5, set varibale baru ini ke C:\xampp\php\extras\mibs

Lakukan hal sama buat path directory mysql dan  net-snmp

Buka dan edit file php.ini pastikan settingan berikut sudah ada :

extension_dir = c:\php\ext
extension=php_mysql.dll
extension=php_snmp.dll
extension=php_sockets.dll
cgi.force_redirect = 0

Edit file httpd.conf pastikan settingan berikut sudah ada, jika belum silahkan diedit :

Bersambung …

Visit our shop at www.enshop.net

Hari ini gwe dipusingin sama masalah email di outlook. Biasalah salah satu problem OE kalau size inboxnya dah diatas 1 Giga send/receive jadi ngaco

Berikut kiat-kiat buat menanggulangi problem seperti ini:

1. Hapus email yang sudah dibaca atau pindahkan ke folder lain
2. Buat rule untuk memindahkan email ke folder-folder tertentu, ya selain jadi tersortir juga gak menuhin inbox
3. Jika sudah terlanjur penuh ada tricksnya.
# Rename folder inbox namain aja inbox-lama
# Restart OE
# Setelah restart maka folder inbox akan otomatis terbuat, dan untuk melihat file lama ya buka aja folder inbox-lama

Nah selesai dah problem send/receive karena inbox penuh teratasi

Visit my shop at : www.enshop.net

Udah lama gak posting … kangen juga pengen ngeblog lagi.
Kali ini wa coba berbagi tentang cara simple untuk menginstall beberapa softwares dengan sekali klik di windows.
Cara ini berguna kalo lagi kebagian tugas untuk nginstall PC dengan standar softwares yang dah ditentuin dan sama untuk masing-masing PC.
Maklumlah gwe paling males kalo harus klik satu-satu … akhirnya wa browsing-browsing dapet juga solusinya.
Dengan menggunakan batch scripts.
Buat file dengan nama terserah, kalo wa namain install.bat, berikut isi scriptnya


@echo Mari mulai bro
@echo off
Start /wait E:\Master\Installer\WindowsXP-KB884020-x86-enu.exe /quiet /norestart
Start /wait E:\Master\Installer\WindowsXP-KB894391-x86-ENU.exe /quiet /norestart
Start /wait E:\Master\Installer\WindowsXP-KB896424-x86-ENU.exe
@echo selesai
pause
Exit

Keterangan :
Start : perintah untuk menjalakan file installer
/wait : akan menunggu proses install selesai baru melanjutkan ke installer selanjutnya
/quiet : Install in quiet mode
/norestart : tidak akan direstart biarpun program selesai diinstall minta restart.

Ya mungkin ini aja dulu yang bisa wa tulis, mudah-mudahan bisa berguna bagi yang baca

Setting NFS di Redhat

Posted: Desember 19, 2008 in File Sharing

Spesifikasi PC yg digunakan: <!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

OS REDHAT EL 4 installed on VMWARE

Other Requirement :

  • Secangkir Kopi

  • 2 potong pisang beli di tarson

  • Semangat Pak Bonar (Kata Pak Herman Tadi)

OK langsung aja kita praktekin

Langkah 1 s.d 4 dilakukan di sisi server, misal IP server 10.1.6.122

Pertama

Cek kebutuhan softwares untuk menjalankan NFS

[root@itdna]# chkconfig --list | grep nfs

Jika sudah terinstall muncul sbb :

nfs 0:off 1:off 2:off 3:on 4:on 5:on 6:off nfslock 0:off 1:off 2:off 3:on 4:on 5:on 6:off Kedua Pastikan NFS server sudah dijalankan [root@itdna]# service nfs status rpc.mountd (pid 6504) is running... nfsd (pid 6500 6499 6498 6497 6494 6493 6492 6491) is running... rpc.rquotad (pid 6487) is running... Kalo belum jalan ya diaktifkan : ganti command status dengan (start/stop/restart) Ketiga Edit file /etc/exports, bisa dengan vi atau editor lainnya tambahkan baris berikut : /mnt/shared 10.1.6.0/24(rw,sync) Penjelasan : /mnt/shared --> folder yg akan di share 10.1.6.0/24 --> Network yang boleh mengakses (rw,sync) --> permision yang akan diberikan (bisa read write(rw), readonly(ro), atau sync default untuk readonly) Keempat Reload ulang folder yg di share dengan cara : exportfs -r Restart nfs server : service nfs restart

Berikut yang dilakukan di sisi client

  • Buat folder untuk mounting folder yg dishare, misal : /mnt/nfs
  • mounting folder yg dishare oleh server :
    • mount 10.1.6.122:/mnt/shared /mnt/nfs
Jika ingin folder share selalu di loads pada wakru booting edit file /etc/fstab
lalu masukkan command sbb:
	10.1.6.122:/mnt/shared /mnt/nfs nfs    bg   0  0

Mo nambahin sedikit trick redirect site yang di blok oleh squid ke web yang kita mau

Caranya coba edit file : ERR_ACCESS_DENIED

di tempat gwe ada di directory ini : /usr/share/squid/errors/English/ERR_ACCESS_DENIED

kalo linux yang lain mungkin agak beda-beda tipis lah letaknya.

OK gak usah panjang lebar, caranya tinggal edit file ERR_ACCESS_DENIED, lalu tambahkan script ini :

<meta HTTP-EQUIV=”REFRESH” content=”0;url=http://yoner.wordpress.com”>

Script diatas akan meredirect semua site yang di block ke yoner.wordpress.com

Keterangan tambahan :

content=”0 –> diganti dengan lamanya redirect ( dalam satuan detik)

http://yoner.wordpress.com –> bisa diganti ke web yang anda mau

Ok selamat meredirect dengan squid